Saturday, October 11, 2014

Investasi Saham Untuk Dana Pendidikan

Dalam berinvestasi saham, salah satu benefit menjadi nasabah Mandiri Sekuritas adalah nasabah dapat bergabung dengan Mailing List Mandiri Sekuritas Investor Club Mansek_Investor_Club@yahoogroups.com , tempat para investor saham nasabah Mandiri Sekuritas berdiskusi. Dan di forum ini pula saya berkenalan dengan Ibu Ivana Devi pemilik dan sekaligus penulis http://portalsaham.com .

Suatu hari Ibu Ivana Devi mengirimkan e-mail di bawah ini:

---------- Forwarded message ----------
From: Ivana Devi ivana.devi09@gmail.com [Mansek_Investor_Club] <Mansek_Investor_Club@yahoogroups.com>
Date: 2014-10-07 11:46 GMT+07:00
Subject: [Mansek_Investor_Club] Saham Untuk Dana Pendidikan
To: Mansek_Investor_Club@yahoogroups.com

Dh Rekan - Rekan Millist Mansek,
Semangat berbagi rekan - rekan milist bagi pak Utarko dan teman - teman lainya, saya bikin sebuah simulasi untuk persiapan dana pendidikan. 
Saham yang di pilih adalah KAEF, sebuah perusahaan healthcare milik BUMN, saham ini tahun ini grow 100%,  bersama teman - temannya saham konstruksi adhi, ptpp.
aturan mainnya adalah kita siapkan dana 1 juta perbulan di transfer setiap bulan ke RDI
setiap tanggal 5 kita belikan saham maksimal yang kita bisa beli (seluruh simulasi ini menggunakan kelipatan 500lembar )
sisa dana ditambahkan untuk pembeliannya bulan depannya.
Mohon komentar yah, dan kalau mau saham pilihannya dimasukan (di hitungkan ) dengan metode seperti ini monggo..


Inspiratif ! E-mail di atas sejalan dengan yang pernah ditulis Saham Ibu yaitu Reksadana: Gerbang Belajar Investasi Saham . Ternyata setelah ngobrol melalui e-mail dengan Ibu Ivana, awalnya memang Ibu Ivana tidak puas dengan kinerja Reksadana tertentu dan berpikiran kenapa tidak membuat program investasi dana pendidikan sendiri dengan memilih saham yang berfundamental baik dan mempunyai kinerja masa depan yang bertumbuh serta menjanjikan.

Mari kita lihat ilustrasi investasi dana pendidikan dengan saham PT Kimia Farma Tbk. ("KAEF") yang dibuat oleh Ibu Ivana:


Untuk Matriks Pembelian KAEF per tahunnya diatas, silahkan langsung menghubungi Ibu Ivana Devi di http://portalsaham.com  atau e-mail ivana.devi09@gmail.com.

Sebagai ide investasi saham untuk dana pendidikan, berikut data statistik pertumbuhan harga saham di Indonesia dari tahun 2009-2012 yang diambil dari pusatis.com :
NoKodeSaham20092012Growth
1MNCNPT Media Nusantara Cintra Tbk21024251055%
2CPINPT Charoen Pokphand Indonesia Tbk4503500678%
3KLBFPT Kalbe Farma Tbk2601030296%
4JSMRPT Jasa Marga Tbk18105550207%
5ICBPPT Indoofood CBP Sukses Makmur Tbk35508100128%
6ASIIPT Astra International Tbk34707550118%
7SMGRPT Semen Indonesia (Persero) Tbk755015700108%
8UNVRPT Unilever Indonesia Tbk110502120092%
9BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk3825695082%
10BMRIPT Bank Mandiri (Persero) Tbk4700780066%

keterangan : harga saham dalam Rupiah pada posisi penutupan akhir tahun
Sampel yang diambil adalah 10 perusahaan dari banyak perusahaan yang mampu mencetak keuntungan diatas kupon Obligasi Ritel Indonesia yaitu sekitar 8,5% per tahun (ORI 011) atau sebesar 25,5% selama 3 tahun.
Luar biasa bukan? Agar aman berinvestasi saham untuk dana pendidikan, pilihlah saham-saham yang mempunyai fundamental dan kinerja yang baik. Saham-saham di atas bisa dijadikan contoh. Siapa yang tidak mengenal BBRI, UNVR, BMRI misalnya. Saat ini beberapa saham di atas sedang mengalami koreksi karena situasi ekonomi global dan politik di Indonesia. Saham BMRI contohnya pada penutupan kemarin di harga Rp. 9.550,-. Begitu pula KLBF di harga Rp. 1640,-.
Berikut adalah tips bagi yang sibuk dengan pekerjaankantor tetapi ingin berinvestasi saham secara langsung Tips Investasi Saham untuk Karyawan.
Semoga bermanfaat dalam mengambil keputusan investasi saham untuk dana pendidikan ya.
Jakarta, 11 Oktober 2014
Saham Ibu

Thursday, October 9, 2014

Investasi Saham Yang Aman Edisi Syariah

Di Indonesia ini masih banyak orang yang menganggap investasi saham itu adalah judi. Pemerintah sendiri melalui Otoritas Jasa Keuangan ("OJK") dan Bursa Efek Indonesia ("BEI") terus berupaya untuk memasyarakatkan Pasar Modal. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan tahunan Investor Summit and Capital Market Expo  ("ISCME") yang tahun ini diadakan pada tanggal 17-18 September 2014 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta dan juga di kota Surabaya. Tema ISCME 2014 ini cukup menarik, yaitu Investasi di Pasar Modal Sebagai Gaya Hidup Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik dengan nuansa adat Betawi menghiasi panggung dan dekorasi venue. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Bapak Ito Warsito mengajak masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal secara langsung dan menjadikan investasi di pasar modal sebagai gaya hidup sehari-hari masyarakat Indonesia. 



Namun ajakan tersebut tentunya tidak serta merta disambut oleh masyarakat. Apalagi di situasi kondisi politik yang kurang kondusif saat ini dimana Pimpinan DPR dan MPR berasal dari partai yang beroposisi dengan Pemerintah Jkw-JK. Beberapa kali Index Harga Saham Gabungan ("IHSG") jatuh ketika situasi politik kurang disukai oleh investor asing. Maklum saja kapitalisasi pasar modal Indonesia masih didominasi investor asing dimana dana investasi portofolio yang mereka tanamkan bisa ditarik keluar dari Indonesia kapan saja mereka mau. Memprihatinkan memang, tetapi inilah konsekuensi dari Penjelasan Pasal 2 dari UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dimana investasi portofolio asing tidak termasuk di dalam aturan penanaman modal langsung. Seandainya masyarakat Indonesia bisa mendominasi investasi di pasar modal Indonesia, mungkin IHSG bisa terjaga dengan baik. 

Sebenarnya IHSG bisa dijaga dan semakin bertumbuh apabila masyarakat Indonesia memahami investasi saham dengan baik. Jadi Pasar Modal Indonesia tidak banyak tergantung pada investor asing. Memahami investasi saham dengan baik berarti berinvestasi pada emiten atau perusahaan Tbk. yang memiliki performa pertumbuhan dan masa depan yang baik dan menjanjikan. Lalu bagaimana cara memilih saham emiten yang baik tersebut? Bisa dengan cara screening dengan membeli Saham Syariah yang masuk di dalam Indeks Jakarta Islamic Index.



Sebenarnya ide ini lahir di akhir bulan Agustus lalu, ketika Saham Ibu mengikuti Sekolah Pasar Modal Syariah yang diadakan Bursa Efek Indonesia. Investasi Saham Syariah sendiri diatur di dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek. Adapun Saham Syariah sendiri adalah saham yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal yang ditetapkan oleh OJK atau diterbitkan oleh pihak penerbit Daftar Efek Syariah. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di Syariah .

Lalu bagaimana cara mengetahui Saham Syariah tersebut? Secara periodik BEI mengeluarkan Daftar Efek Syariah ("DES") atau Indeks Saham Syariah Indonesia ("ISSI") yang mencerminkan keseluruhan Saham Syariah yang tercatat di BEI. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di  ISSI. ISSI ini hampir sama dengan IHSG, namun saham yang masuk di dalam ISSI hanya Saham Syariah saja. Jadi bisa dikatakan IHSG versi Syariah. Adapun Saham Syariah yang paling likuid dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar akan masuk di dalam daftar Jakarta Islamic Index ("JII").

JII sendiri terdiri dari Saham Syariah yang diseleksi berdasarkan kinerja perdagangan saham syariah yang dilakukan oleh BEI adalah sebagai berikut:
  1. Saham-saham yang dipilih adalah Saham Syariah yang termasuk ke dalam DES yang diterbitkan oleh OJK.
  2. Dari Saham Syariah tersebut kemudian dipilih 60 saham berdasarkan urutan kapitalisasi terbesar selama 1 tahun terakhir.
  3. Dari 60 saham yang mempunyai kapitalisasi terbesar tersebut, kemudian dipilih 30 saham berdasarkan tingkat likuiditas yaitu urutan nilai transaksi terbesar di pasar reguler selama 1 tahun terakhir.
Adapun daftar saham JII yang telah diterbitkan Bursa Efek Indonesia berdasarkan Daftar Efek Syariah dapat dilihat pada website ini pada sub menu Informasi Pasar/Daftar Efek/Indeks Konstituen.
Yang menarik lagi bagi Saham Ibu adalah Saham Syariah ini diseleksi melalui tahapan yaitu:
1. Business Screening: saham yang tidak terlibat dalam perjudian dan sejenisnya, perdagangan yang dilarang, jasa keuangan ribawi, jual beli resiko yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir), produksi/distribusi barang haram dan transaksi suap.
2. Financial Screening: saham yang tidak termasuk adalah saham dimana emitennya memiliki utang berbasis bunga dibanding total aset kurang atau sama dengan 45% dan pendapatan non halal dibanding total pendapatan kurang atau sama dengan 10%.
Jadi memilih saham untuk investasi mudah saja, apabila ingin cepat tahu apakah saham tersebut emitennya memiliki utang lebih dari 45% dari aset, tinggal lihat ISSI dan ingin tahu saham syariah yang likuid, tinggal lihat JII.
Masih beranggapan bahwa investasi saham adalah judi?  Pilih saja Saham Syariah untuk Investasi Yang Aman dan pilihlah Saham Syariah yang terdaftar di ISSI. 

Di bawah ini adalah Daftar Saham Syariah yang terdaftar di JII untuk periode Juni - November 2014:



Berminat berinvestasi Saham Syariah melalui cara Syariah? Mandiri Sekuritas menyediakan aplikasi Online Trading MOST Syariah. Mandiri Sekuritas juga memberikan pelatihan cara cerdas berinvestasi di pasar modal Syariah dan penerapan dalam transaksi secara Syariah. Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Saham Ibu di mypdian@gmail.com 

Jakarta, 10 Oktober 2014
Saham Ibu.

Tuesday, September 23, 2014

Memahami Analisis Teknikal



  • PGAS. 5.900-6.125. Hammer dekati UBB. Parabollic SAR masih bergerak naik didukung kenaikan stochastic. Maintained buy slm up 6.000
  • BMRI. 10.400-10.700. Hanging man dekati UBB. Tren naik masih terjaga diiringi kenaikan RSI namun, waspadai pemanfaatan untuk profit taking. Trd buy slm up10. 600
  • ITMG. 26.850-27.650. Three inside up dekati middle bollinger band. MACD mencoba golden cross melanjutkan penguatan sebelumnya. Maintained buy slm up 27.450
  • BBCA. 12.500-12.975. White marubozu dekati UBB. Momentum & RoC masih bergerak naik namun, waspadai aksi profit taking|Trd buy slm up 12.750
  • INDF. 7.000-7.175. Hammer di bawah UBB. Momentum bergerak mendatar diimbangi kenaikan RMI. Trd buy slm up 7.100
  • SSMS. 1.390-1.435. Three inside up mencoba bertahan di area MBB. MACD & RSI naik tipis. Trd buy slm up 1.400
  • UNVR. 31.550-32.150. Tweezers top di atas MBB. MACD mencoba golden cross. William’s %R berbalik naik. Maintained buy slm up 31.950


  • Setiap hari Reza Priyambada (Sekretaris Umum Forum Komunikasi CSA) memberikan ulasan saham-saham pilihan yang direkomendasikan yang dikaji dengan Analisis Teknikal. Istilah-istilah seperti MACD, RSI, Stochastic,William’s %R, Three White Soldier, White Marubozu adalah termasuk istilah-istilah yang sering digunakan dalam Analisis Teknikal. 

    Apakah Analisis Teknikal itu? Menurut Desmond Wira dalam bukunya Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Edisi Kedua, Analisis Teknikal adalah teknik yang menganalisa fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu atau dalam hubungannya dengan faktor lain misalnya volume transaksi. Maka oleh sebab itu Analisis Teknikal banyak menggunakan grafik. Dari pergerakan tersebut akan terlihat pola tertentu yang dapat dipakai sebagai dasar para trader atau investor saham untuk menentukan kapan harus beli saham yang diinginkan dan kapan harus jual saham yang dikoleksi. Jadi walaupun ada investor yang berpendapat cukup memahami Analisis Fundamental dalam berinvestasi saham, namun alangkah baiknya jika investor tersebut juga menguasai sedikit ilmu Analisis Teknikal supaya dapat membeli saham di harga terbaik mendekati harga fundamentalnya jika harga saham tersebut merupakan saham bluechip yang harganya sudah terlanjur tinggi.

    Di Indonesia lumayan sulit menemukan buku mengenai Analisis Teknikal yang ditulis secara lengkap dan mendalam dengan bahasa yang enak dibaca dan Desmond Wira jeli melihat itu. 

    Adapun daftar isi dari buku tesebut di atas adalah sebagai berikut:

    Analisis Teknikal Untuk Profit Maksimal Edisi Kedua

    Penulis: Desmond Wira
    Penerbit: Exceed
    Jumlah hal xiv+210hal
    ISBN:978-602-18887-7-3 
    Harga toko Rp 99.000,-

    BAGIAN 1 PENDAHULUAN
    (Pembahasan singkat tentang fungsi, asal usul Analisis Teknikal dan prinsip Dow Theory)
    Teliti Sebelum Membeli
    Perbedaan Analisis Fundamental Dan Teknikal
    Fungsi Analisis Teknikal
    Asal Mula Analisis Teknikal
    Prinsip-Prinsip Analisis Teknikal (Dow Theory) 

    BAGIAN 2 POLA UMUM PERGERAKAN HARGA
    (Dengan mengenali pola-pola harga, Anda dapat melakukan antisipasi. Pembahasan di dalamnya termasuk membahas teori Elliot Wave)
    Jenis Chart
    Trend
    Support dan Resistance 
    Pola-Pola Khusus 
    - Price Channel    
    - Wedge (Baji / Pasak)
    - Rectangle
    - Flag (Bendera)
    - Pennant (Panji / Bendera Segitiga)
    - Symmetrical Triangle (Segitiga Simetris)
    - Ascending Triangle (Segitiga Mendaki)
    - Descending Triangle (Segitiga Menurun)
    - Broadening Top / Broadening Bottom
    - Cup And Handle
    - Rounding Top
    - Double Tops / Double Bottoms
    - Triple Tops / Triple Bottoms
    - Head And Shoulder / Reverse Head And Shoulder
    Teori Elliot Wave
    Pola AB=CD
    Pola Gartley

    BAGIAN 3 CANDLESTICK
    (Candlestick adalah jenis chart dari Jepang yang bisa membantu Anda memprediksi pergerakan harga)
    Bentuk Candlestick
    Pola Netral
    - Spinning Tops
    Pola Kontinuitas
    - Marubozu
    - White Candle dan Black Candle
    - Three White Soldiers dan Three Black Crows
    - Bullish Three dan Bearish Three
    Pola Reversal
    - Doji
    - Hammer, Inverted Hammer
    - Hanging Man dan Shooting Star
    - Tweezer Top dan Tweezer Bottom
    - Bullish Engulfing dan Bearish Engulfing
    - Morning Star dan Evening Star
    - Bullish Harami dan Bearish Harami
    - Bullish Harami Cross dan Bearish Harami Cross
    - Piercing dan Dark Cloud Cover
    - Bullish Kicker dan Bearish Kicker
    Pola Lainnya
    - Gap Up dan Gap Down
    Kekuatan Sinyal Candlestick

    BAGIAN 4 INDIKATOR
    (Ada 40 lebih indikator analisis teknikal yang bisa membantu Anda menentukan kapan menjual atau membeli)
    Apa Itu Indikator
    Average Directional Movement Index (ADX)
    Bollinger Bands
    Commodity Channel Index (CCI)
    Moving Average
    Parabolic SAR
    Standard Deviation
    Average True Range
    Bulls Power & Bears Power
    DeMarker
    Envelopes
    Force Index
    Ichimoku Kinko Hyo
    MACD (Moving Average Convergence/Divergence)
    Momentum
    Moving Average Of Oscillator (Macd Histogram)
    Relative Strength Index
    Relative Vigor Index
    Stochastic Oscillator
    Williams’ Percent Range
    Volumes
    Accumulation/Distribution
    Money Flow Index
    On Balance Volume
    Acceleration / Deceleration
    Alligator
    Awesome Oscillator
    Fractals
    Gator Oscillator
    Market Facilitation Index
    Pivot Point
    Heiken Ashi
    Ultimate Oscillator
    Price Rate Of Change
    Aroon Oscillator
    Chaikin Oscillator
    Chaikin Money Flow
    Price And Volume Trend
    GMMA
    TRIX
    Zig Zag
    Leading dan Lagging Indicator
    Tips Menggunakan Oscillator

    BAGIAN 5 TOOLS

    (Berbagai alat bantu seperti trendline, Fibonacci akan mempertajam analisis Anda)
    Apa Yang Dimaksud Dengan Tools
    Fibonacci
    - Fibonacci Retracement
    - Fibonacci Channels
    - Fibonacci Arcs
    - Fibonacci Time Zones
    - Fibonacci Expansions
    - Pola AB=CD Menggunakan Fibonacci
    - Pola Gartley Menggunakan Fibonacci
    Gann 
    Andrew’s Pitchfork 

    BAGIAN 6 MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN ANALISIS TEKNIKAL
    (Bagian ini membahas berbagai tips praktis untuk memaksimalkan penggunaan Analisis Teknikal)
    Mana Yang Digunakan
    Kelemahan Analisis Teknikal
    Kesalahan Dalam Menggunakan Analisis Teknikal
    Tips Menggunakan Analisis Teknikal
    Menggabungkan Dengan Analisis Fundamental
    Anda Butuh Sistem Trading
    Automated Trading 

    PENUTUP

    Jadi kalau ingin mengerti istilah-istilah Analisis Teknikal yang sering dibahas di kolom rekomendasi saham seperti MACD, RSI, Stochastic,William’s %R, Three White Soldier, White Marubozu, baca saja buku Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal Edisi Kedua karangan Desmond Wira.

    Buku ini bisa dipesan melalui Saham Ibu, Apabila anda berminat, anda dapat memesan buku tersebut melalui Saham Ibu dengan e-mail mypdian@yahoo.com. Dapatkan diskon 20% untuk setiap 1 (satu) buku di luar ongkos kirim tiki jne dari harga normal di toko buku yaitu dari Rp 99.000,- menjadi Rp. 79.200,- per buku.  



    Jakarta, 23 September 2014
    Saham Ibu